Mengingat Kembali

Rileks sebentar dengan mengingat kembali aturan aturan di jalan. Mungkin ada diantara pembaca ada yg lupa. Aku tegaskan dulu kalau rambu dan sebagainya dibuat untuk mengamankan anda dari hal yg tak diinginkan.

Kita mulai dari palang pintu kereta api

Tahu gak sebenernya palang pintu kereta apiitu dibuat untuk mengamankan lajunya dari kereta api dari bahaya kecelakaan. Dan tahukah kalau palang pintu kereta api bukan alat untuk melindungi anda, dia hanya alat yang masih memungkinkan untuk diterabas dan tentunya sangat berbahaya. Diri pribadi masing-masinglah yang melindungi diri sendiri dari bahaya kecelakaan dengan kereta api dengan tidak menerabas palang pintu. Jadi bisa aku gambarkan kalo menerabas palan pintu kereta api sama halnya anda bunuh diri.

Selanjutnya lampu lalulintas

Begitu juga lampu lalu lintas, diciptakan untuk mengamankan nyawa kalian biar tidak lepas dari raga alias mati sia-sia. Ibaratnya lampu lalin itu digunakan untuk mengatur arus jalan agar tidak terjadi kecelakaan dan kemacetan di persimpangan. Coba kalo lampu lalin mati saat jam sibuk? pastinya orang akan saling kukuh untuk menang sendiri, akhirnya lempar klakson terjadi dan macet meraja lela. hmmm… Jika lampu merah diterabas ya kemungkinan besar akan terjadi kecelakaan, yg sangat merugikan anda sendiri dan orang lain yg jadi korban, dari kerugian finansial, waktu dan mungkin juga rugi nyawa.

Berikutnya rambu lalu lintas

Sebenernya lampu lalu lintas tadi masuk ke dalam rambu-rambu, tapi karena masih banyak yg melanggar ya kujadikan sendiri. Sama seperti lampu lalin, rambu digunakan untuk mengamankan perjalanan anda. Kita ambil contoh sederhana saja, menjelang tikungan biasanya akan ada rambu dilarang mendahului, ya harus dipatuhi. Kalau tidak? Seandainya pas mendahului kendaraan tiba-tiba dari arah berlawanan ada kendaraan, bukan tidak mungkin akan terjadi kecelakaan. Yang rugi siapa?

Itu tadi sekedar mengingatkan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Ingat, peraturan dan alat serta rambu lalu lintas bukan pencegah utama dari kecelakaan, tapi dari kesadaran kita. Keselamatan berkendara ada di tangan kita, berkendaralah dengan bijak dan santun.

Pos ini dipublikasikan di semua, seputar motor dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s